Home Buah Buah durian yang sudah tua jauh lebih alkoholik

Buah durian yang sudah tua jauh lebih alkoholik

14
0

Buah durian yang sudah tua cokelat kehijauan warna kulitnya, durinya pendek. Kulitnya tidak mudah pecah. Ukurannya tidak terlalu besar. Buah yang baru jatuh bisa langsung dimakan ka rena sudah ‘masak. Dagingnya tebal, kesat, ngelotok (tidak melekat pada biji), empuk, kuning, dan aromanya kuat. Kalau buahnya dimakan kelewat masak bisa bikin pusing ka rena kadar alkoholnya yang tinggi.

“Per pohon sekitar 200 buah hasilnya,Th kata pemilik itu. Sebenarnya bunga yang ter bentuk per dompolannya banyak. Namun Durian sikirik yang tumbuh dari bibit okulasi yang berhasil tumbuh jadi buah hanya 2 4 saja, selebihnya gugur. Ini memang biasa ter jadi pada buah durian.

Bisa bikin pusing

Durian ini sudah ada bibitnya. Tanaman yang tumbuh di belakang Kantor Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Banjarnegara merupakan hasil perbanyakan durian sikirik milik Rejawikarta.

“Tahun 1990 lalu berbuah 149 butir,” kata Yuwono Widagdo di kantornya. Buah nya juga dua macam, seperti milik Rejawi karta, yang normal lurus memanjang dan yang tidak normal membengkok.

Pengembangan tanaman itu lebih lanjut ditangani oleh Balai Benih Pembantu Hor tikultura Kalimandi, Banjarnegara. Sewaktu Subhur ke, sana masih tersedia 50 bibit siap jual yang sudah berumur setahun, hasil per banyakan okulasi. Harganya Rp 2.500,00 per pohon. Memilih bibit cincalo asli membutuhkan sedikit kejelian, agar tidak kecewa dan keliru mendapatkan cincalo lain yang tidak dikehendaki.

Cincalo umum untuk semua kultivar jambu Semarang (Sizigium Semarangensis) yang dibedakan dengan jambu air ,Sizigium aqueum),” kata Suryana, staf Kebun Pembibitan Subhur Cimanggis, Bogor. Yang berhak menyandang sebutan cincalo adalah jambu air yang buahnya berbentuk bulat memanjang mirip lonceng, sementara jambu air biasa bentuknya bulat melebar.

Cincalo merah yang asli
Terdapat tiga macam warna buah cin calo, yaitu merah, hijau, dan putih. Yang dianggap asli adalah cincalo yang warna huahnya merah. Cincalo merah ada dua macam, sedangkan yang ukuran buahnya kecil diba wah 5 cm, bentuknya agak membulat, kadang kadang buahnya ada yang berbiji, warnanya merah biasa dikenal sebagai cincalo merah biasa. Sedangkan yang ukuran buahnya besar, warnanya merah tua kecokelatan, huahnya tidak berbiji, dikenal sebagai cincalo gondrong yang berasal dari desa Gondrong, Tangerang. Cincalo gondrong lebih disukai orang, karena buahnya besar, warnanya menarik, dan rasanya lebih manis.

Ciri ciri bibitnya
Hampir semua jambu air diperbanyak secara vegetatif, tak terkecuali cincalo. Per banyakannya terutama lewat cangkokan.

Penjualan bibit di tempat penangkar, biasanya sudah dikelompokkan menurut masing masing kultivarnya. Tetapi, tak ja rang masing masing bibit itu tercampur jadi satu waktu diangkat angkat pembeli. Untuk mendapatkan bibit cincalo (asli) yang dike hendPakar Pertanian pembeli perlu jeli memilih bibitnya sebelum uang dibayarkan.

Menurut Suryana, bibit cincalo itu bisa dibedakan berdasarkan warna pucuk tunas, bentuk daun, kedudukan dan jarak antar daun dan keadaan rantingnya. Keempat bibit cincalo itu bisa dibedakan sebagai berikut.

Cincalo Merah
Pucuk tunas merah warnanya. Bentuk daun panjang meruncing, bagian ujungnya runcing tipis. Kedudukan pasangan daunnya searah, jarak antara kedudukan daun satu dengan lainnya 10 12 cm jauhnya. Urat urat tulang daun rapat. Lembaran daunnya agak menggelembung bentuknya. Rantingnya len tur, menjuntai ke bawah. Jumlah ranting pada cabang banyak.

Cincalo Gondrong
Pucuk tunas merah kecokelatan. Bentuk daun panjang meruncing, bagian ujungnya runcing tipis, lembaran daunnya rata. Kedudukan pasangan daunnya searah, jarak antara kedudukan satu dengan lainnya 8 10 cm jauhnya. Urat pada tulang daun longgar, dua kali lebih lebar dari cincalo merah. Rantingnya lentur, menjuntai ke bawah. Jumlah ranting per cabang sedikit.

Cincalo Putih
Pucuk tunas merah kecokelatan warnanya. Bentuk daunnya memanjang, tetapi membulat ujungnya. Lembaran daunnya rata. Pasangan daun pada ranting kedudukannya searah, jarak antara satu dengan lainnya 7 8 cm. Rantingnya tegak, kokoh ke atas.

Cincalo Hijau
Pucuk tunas hijau kecokelatan warnanya. Bentuk daunnya lebih kecil dari cincalo lamnya, ujungnya runcing, tebal dan kaku. Lembaran daunnya rata. Kedudukan pasangan daun pada ranting bersilangan, jarak satu dengan lainnya 6 7 cm atau bisa lebih pendek lagi kalau pertumbuhannya subur. Rantingnya tegak, kokoh ke atas.

Dalam memilih bibit cangkokan cincalo ini, ukuran batthig yang besar sangat diutamakan, setelah bisa dipastikan keaslian kultivarnya. Bibit cangkokan yang batangnya besar relatif cepat berbuah dibanding yang lebih kecil.

Sibau
Bentuknya bulat, kulitnya merah cerah, sama dengan warna rambutnya yang panjang. Daging buahnya tebal, putih, ngelotok, berair dan manis segar rasanya. Sibau yang lonjong bentuknya biasanya dagingnya tidak ngelotok.

Si kuning
Rambutan ini punya tiga macam tipe. Tipe pertama ber bentuk lonjong panjang, agak pipih, ukuran buahnya besar, kulitnya kuning kemerahan dan berambut merah. Daging buahnya tebal, ngelotok, berair dan manis rasanya. Di antara kulit dan buahnya terdapat rongga udara.

Bukok
Buahnya berkulit merah kehitaman, berbulu pendek dan merah warnanya. Daging buahnya kekuningan, ngelotok, kering dan manis rasanya. Rambutan yang satu ini sangat digemari orang di Kalbar, karena rasanya dianggap paling manis.

Jari
Bentuknya lonjong, tidak berambut. Kulitnya keras seperti tempurung, hijau keku. ningan warnanya. Ukuran buahnya sebesar melinjo, sehingga disebut rambutan jari. Daging buahnya tidak ngelotok. Rasanya ada yang manis, ada juga yang asam.

Tipe kedua berbentuk lon jong, berkulit kuning, berambut merah, dagingnya tebal dan ke ras, rasanya manis segar. Tipe ketiga juga berbentuk lonjong, berkulit kuning dan berambut merah, tetapi daging buahnya tidak ngelotok dan tidak manis rasanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here